Dampak Positif Jembatan Suramadu

Sabtu, 4 April 2009 (Jurnal Nasional)

Di tengah gegap gempita pelaksanaan kampanye, ada kabar bagus nan mengejutkan yang bisa dibanggakan seluruh elemen masyarakat Indonesia. Yakni, Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dan Madura sudah tersambung pada Selasa, (31/3). Sebuah berita menggemparkan yang bisa disebut sebagai prestasi mengagumkan anak bangsa. Pasalnya, kesuksesan pemasangan main span (bentang tengah) Jembatan Suramadu di sisi Surabaya dan Madura hingga membuat kedua pulau itu tersambung membuktikan orang Indonesia mampu membuat sebuah mahakarya infrastruktur berkelas dunia. Sehingga kemampuan sumber daya manusia (SDM) bangsa ini dapat disejajarkan dengan negara lainnya dan layak diperhitungkan dalam tataran percaturan dunia.

Di samping itu, Jembatan Suramadu yang rencana diresmikan Bulan Juni dapat dijadikan titik awal pembangunan sarana infrastruktur di Indonesia. Mengingat kesuksesan pembangunan jembatan terpanjang di Indonesia ini diraih penuh perjuangan beserta beragam tantangan teknis lainnya yang membuat pembangunannya tersendat. Tetapi masa kritis pembangunan jembatan sudah terlewati dan tak lama lagi Provinsi Jawa Timur (Jatim) akan mempunyai ikon baru yang bisa dibanggakan.

Ditinjau dari segi ekonomi, keberhasilan pembangunan Jembatan Suramadu akan membawa dampak positif luar biasa besarnya. Pasalnya, ke depan diramalkan Jatim akan tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru di Indonesia. Karena akan menjadi pembuka jalan bagi warga Madura untuk mengejar ketertinggalannya dalam berbagai bidang kehidupan dari Pulau Jawa.

Sehingga diyakini nantinya akan terjadi percepatan pembangunan di Pulau Madura dan pemerataan pembangunan akan terjadi sebab nantinya warga di luar Surabaya akan menikmati berbagai keuntungan setelah dioperasikannya jembatan yang menjadi ikon Indonesia itu. Tak hanya itu, selesainya Suramadu juga akan menjadi ajang pembuktian bahwa pusat industri yang berkutat di wilayah Surabaya dan sekitarnya akan akan menyebar hingga ke Pulau Garam, yang ujungnya dapat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat.

Alasannya, bila dulu penduduk dari kedua pulau itu a ingin bepergian harus menyeberangi pelabuhan yang memakan waktu sekitar satu jam belum termasuk masa tunggu. Setelah diresmikannya Jembatan Suramadu, warga hanya perlu waktu 10 menit untuk menyeberangi Selat Madura. Sehingga akan terjadi peningkatan aktivitas kehidupan penduduk di dua daerah yang selama ini njomplang.

Turunya beban biaya transportasi dan sarana infrastruktur yang lancar akan membuat serbuan warga yang akan pulang pergi ke Surabaya maupun ke Madura meningkat pesat mengingat jaraknya yang menjadi semakin dekat dan lancar. Pasalnya, masyarakat Madura yang dikenal memiliki jiwa entrepreneurship tingga dan banyak yang berprofesi sebagai pedagang akan membuat Madura menjadi sentra kota pembangunan baru yang ditandai banyak berdirinya industri baru. Karena Kota Surabaya sebagai pusat aktivitas ekonomi Indonesia Timur sudah sesak dan membutuhkan lahan dekat, yang bisa ada di wilayah Madura. Sehingga akan semakin membuat cepat perputaran roda perekonomian Madura.

Saya sebagai warga Jatim sangat bangga jika akhirnya Suramadu nanti diresmikan karena Provinsi Jatim akan mempunyai ikon jembatan berkelas dunia, yang membawa kebaikan bagi peningkatan taraf ekonomi warga Jatim.

Erik P. Putra

Mahasiswa Psikologi Unmuh Malang

About these ads

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: