Raih Prestasi Kumandangkan ‘Indonesia Raya’

Kamis, 21 Agustus 2008 (Lampung Post)

KINI berlangsung kejuaraan olahraga tingkat dunia, yaitu Olimpiade di Beijing, China, 8–24 Agustus. Pada gelaran Olimpiade ke-29 ini, atlet putra-putri Indonesia juga ikut berlaga dan memeriahkan event olahraga terbesar di dunia tersebut.

Para olahragawan Indonesia bertekad memberikan yang terbaik bagi bangsanya, yaitu bertanding dengan fair dan berjuang keras mempersembahkan medali emas bagi bangsanya.

Untuk mengukir prestasi dan mendapatkan juara, dikirimlah para duta bangsa olahraga terbaik pilihan yang telah dilatih dan dipersiapkan secara khusus selama berbulan-bulan demi mengemban tugas mulia, yaitu mengharumkan nama bangsa di level internasional.

Karena sebagaimana yang kita tahu, ajang olimpiade sekarang ini sudah bukan lagi sebagai sarana hanya untuk meraih prestasi di bidang olahraga semata, melainkan juga sudah menjadi sebuah ajang bagi suatu bangsa untuk unjuk gigi. Sehingga jika mendapatkan medali dan sampai mengukir prestasi, tidak hanya atlet itu saja yang bangga, tetapi juga seluruh elemen bangsa akan ikut berbangga diri. Karena itu, prestasi yang terukir sama dengan sarana bagi sebuah negara untuk menaikkan gengsinya di mata negara lain.

Indonesia yang sejak Olimpiade Barcelona pada 1992 mampu mendulang emas tidak ingin prestasinya terus melorot. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) selaku induk organisasi yang bertanggung jawab membidani olahraga terus berupaya menjaga tradisi atlet Indonesia meraih emas, yaitu dengan mengirimkan atlet terbaik dari cabang olahraga tertentu yang berpotensi menyumbangkan medali. Di samping itu, iming-iming hadiah besar hingga Rp3 miliar bagi peraih emas Olimpiade juga dijadikan penyemangat oleh KONI untuk merangsang atlet agar berjuang keras merebut medali dan mengharumkan nama Indonesia.

Sebagaimana yang kita tahu, era modern seperti sekarang ini salah satu cara untuk menaikkan pamor sebuah bangsa, yakni meraih prestasi tertinggi dalam suatu event olahraga internasional yang diikuti seluruh atlet di dunia. Karena sebagaimana yang kita tahu, sebuah prestasi maksimal yang didapatkan seseorang atlet akan dapat menaikkan citra dan gengsi negaranya.

Jika ada duta olahraga yang mampu merebut juara satu cabang olahraga tertentu, di samping mendapatkan medali emas juga akan dikumandangkan lagu kebangsaan negara untuknya. Sebuah prestasi tertinggi yang tidak akan bisa didapatkan dengan cara lainnya.

Padahal, sebuah lagu kebangsaan hanya bisa berkumandang di negara lain jika ada dua agenda saja, yaitu ada kunjungan resmi kenegaraan dari kepala negara, dan apabila ada seorang atlet meraih medali emas pada ajang kejuaraan internasional. Sehingga, sah-sah saja jika kita menyebut peraih medali emas sebagai pahlawan bangsa dan layak untuk diberikan reward khusus atas prestasi yang dicapainya. Untuk itu, kita harus memperlakukan pahlawan baru dengan hormat yang mampu mengumandangkan Indonesia Raya di luar negeri.

Karena itu, tidak ada cara lain selain hanya memberikan dukungan kepada duta olahraga untuk dapat mengukir prestasi tertinggi di Olimpiade Beijing. Semoga banyak atlet Indonesia yang merebut medali dan bahkan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di ajang Olimpiade. Raihlah terus prestasi untuk Tanah Air tercinta ini wahai duta bangsa. Harumkan nama Indonesia.

Erik Purnama Putra

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: