Pemimpin Indonesia Perlu Meniru Obama

Suara Konsumen, Kamis, 27 November 2008 (Surabaya Post)obama

Amerika Serikat (AS) melahirkan sejarah baru pada
4 November 2008, ketika Barack Obama terpilih menjadi presiden AS ke-44 setelah
mengalahkan lawannya, John McCain.
Sehingga menjadikan Obama sebagai presiden kulit hitam
pertama dalam 200 tahun lebih perjalanan negeri Paman Sam.

Kemenangan pertama orang non kulit putih menjadi
penghuni White House tersebut membuat Obama menjadi legenda baru bagi sebagain
besar warga AS. Pasalnya, banyak warga AS berkeyakinan jika perubahan yang
dijanjikan Obama ketika masa kampanye akan datang.

Kemenangan Obama itu bagaikan sebuah mimpi yang
jadi kenyataan. Bagaimana tidak, selama ini tidak ada yang menduga jika warga
kulit hitam bisa memimpin negeri Adidaya itu. Dan Obama membuktikan dirinya
layak menjadi pemimpin negara AS setelah mengungguli lawannya dalam pemilihan
secara demokratis.

Obama yang terhitung ‘hijau’ di pentas politik
membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin besar. Halangan dan rintangan yang
datang mengujinya berhasil diatasi dengan baik. Dia mampu mengungguli
lawan-lawannya yang sudah berpengalaman dan terkenal, baik ketika pemilihan
perwakilan dari Partai Demokrat maupun saat pemilihan presiden AS. Sehingga
dapat disebut dia sebagai pemenang sejati.

Kemenangan Obama tidak hanya memberikan harapan
baru masyarakat AS, namun juga menimbulkan decak kagum pemimpin bangsa lain.
Buktinya, setelah resmi memenangi pemilihan presiden, banyak pemimpin negara
termasuk Presiden SBY yang berharap kepada Obama agar segera mengatasi krisis
global. Sehingga pujian terus mengalir dari segala pihak.

Hal itu jelas membuktikan jika kharisma Obama
sangat luar biasa menarik perhatian pemimpin negara lain hingga berharap banyak
kepadanya. Karena itu, Obama disebut-sebut sebagai pemimpin sejati yang kehadirannya
mampu menginspirasi masyarakat dunia.

Meskipun belum diangkat resmi menjadi presiden,
Obama sudah menyatakan tidak siap lagi menunda untuk mengeluarkan kebijakan
penanganan masalah krisis ekonomi di AS. Hal itu jelas menunjukkan komitmen
Obama yang diberikan amanah rakyat AS menjadi presiden agar bisa membawa
kondisi negeri Paman Sam keluar dari jeratan krisis yang membelenggunya.

Bagi negara Indonesia, kepribadian Barack Obama itu
bisa dijadikan teladan pemimpin bangsa. Pasalnya, Obama membuktikan dirinya
bahwa dia adalah orang yang berjiwa kesatria yang kehadirannya mampu memberikan
atmosfir positif bagi masyarakat AS. Sehingga tidak ada salahnya bagi setiap
pemimpin di negeri ini untuk menjadikan Obama sebagai teladan bagaimana menjadi
seorang pemimpin ideal.

Erik Purnama Putra

Anggota FDI UMM

Gedung Student Center lt.1 Bestari UMM

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: