KKN Mahasiswa di Tumpang

Citizen Journalism, Selasa, 27 Januari 2009 (Surabaya Post)

Jika selama ini mahasiswa hanya bergelut di bangku perkualiahan dan mendapatkan proses pembelajaran teori di kelas dari dosen. Maka, ketika mahasiswa harus mengabdikan diri kepada masyarakat dalam program Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Kelompok 19, sudah barang tentu menjadi pemandangan menarik. Pasalnya, mahasiswa harus siap terjun dan berintekasi langsung dengan masyarakat selama 1 bulan, mulai 20 Januari – 17 Februari 2009. Program KKN-T terselenggara berkat kerjasama Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang (LPM-UMM) dengan aparatur desa Tumpang.

KKN-T Kelompok 19, bertempat di Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Untuk menuju daerah Tumpang, yang jaraknya 25 kilometer dari pusat Kota Malang, diperlukan waktu kira-kira 1 jam perjalanan ke arah timur menggunakan sepeda motor.

Meskipun Desa Tumpang dapat dikatakan sudah maju dan agak modern, namun kondisi itu tidak menghalangi Kelompok 19 untuk mengabdikan diri membantu memberikan sumbangsih kepada masyarakat. Buktinya, hampir semua program yang disusun Kelompok 19 banyak berorientasi terhadap peningkatan potensi dan kualitas sumber daya masyarakat. Hal itu cukup relevan mengingat Kelompok 19, mahasiswanya terdiri beragam fakultas, mulai Psikologi, Kedokteran, Teknik, Ekonomi, hingga Hukum.

Misalnya, Program Kesehatan memberikan layanan pengobatan gratis dengan target sasaran 100 orang warga miskin. Pemeriksaan kesehatan kepada warga Tumpang hasil kerjasama Kelompok 19 dengan Tim Bantuan Medis Mahasiswa (TBMM) Fakultas Kedokteran UMM, pelatihan cuci tangan dan sikat gigi dengan benar kepada anak sekolah dasar.

Belum lagi Program Pendidikan, Kewirausahaan, dan Ekonomi Sosial Budaya. Setiap program yang dibuat semuanya ditujukan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Semuanya dilakukan Kelompok 19 dengan tujuan supaya kegiatan KKN-T bisa berguna dan masyarakat menganggap bahwa mahasiswa juga bisa berperan aktif di lingkungan warga Tumpang, sebelum nantinya benar-benar terjun langsung ke masyarakat usai lulus kuliah.

Tak lupa, tim KKN-T Kelompok 19, juga melakukan pendampingan di setiap program Posyandu yang ada di wilayah Tumpang. Pada kegiatan di Posyandu mahasiswa ikut serta berperan aktif membantu petugas untuk ikut melayani masyarakat. Misalnya, menimbang bayi, melakukan check up terhadap kesehatan ibu habis melahirkan, para lansia yang membutuhkan vitamin tambahan, hingga penyuluhan program pemberantasan demam berdarah.

Di mana, mahasiswa dari Kelompok 19 ikut petugas Posyandu yang sudah diberikan pengarahan Dinas Kesahatan (Dinkes) untuk mengunjungi tiap rumah warga melihat langsung daerah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Sehingga dengan melakukan tindakan preventif warga Tumpang bisa terhindar dari serangan penyakit demam berdarah.

Meskipun program Kelompok 19 belum dilaksanakan sepenuhnya mengingat waktu kerjanya masih panjang. Namun, Program Kesehatan sudah direalisasikan dan disambut antusias warga Tumpang karena membawa manfaat positif. Karena itu, dapat ditarik kesimpulan jika kegiatan KKN adalah program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Erik Purnama Putra

Pegiat Pers Kampus Bestari UMM dan Anggota KKN-T UMM Kelompok 19

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: