Saatnya Rakyat Tentukan Pemimpin

Suara Konsumen, Kamis, 26 Februari 2009 (Surabaya Post)

Pemilu legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) akan dilangsungkan tidak lama lagi dan rakyat punya kesempatan untuk memilih anggota dewan dan pemimpin negeri baru. Untuk itu tidak ada salahnya jika rakyat Indonesia memanfaatkan momen pesta demokrasi sebagai ajang pembuktian bahwa sebenarnya yang berkuasa di negeri ini adalah rakyat, bukannya elite politik.

Suara rakyat adalah suara Tuhan. Begitu adigum yang berkembang di sebuah negara demokrasi. Sehingga sudah saatnya bagi rakyat untuk membuktikan dirinya bahwa nasib elite politik yang menginginkan jabatan legislatif maupun eksekutif harus ditentukan rakyat. Meskipun banyak politikus yang memakai kekuatan uang untuk membeli hak suara, hal itu bukan jaminan bahwa orang tersebut akan menang dan melenggang menggapai posisi yang diincarnya. Karena sekarang rakyat semakin cerdas dan tidak tunduk pada politik uang.

Hari pencoblosan adalah momentum bermakna bagi seluruh warga negara Indonesia yang akan menjatuhkan pilihannya di dalam tempat pemungutan suara (TPS). Karena suara yang diberikan akan menentukan arah pembangunan negara dalam tempo lima tahun ke depan. Sehingga jika rakyat salah memilih bisa jadi dalam lima tahun ke depan masyarakat akan mendapatkan sebuah pemimpinan yang kurang ideal dalam perjalanan pembangunan bangsa ke depannya. Sehingga dapat dikatakan waktu beberapa detik di dalam TPS merupakan titik balik menentukan yang akan membawa perubahan bagi kondisi bangsa.

Karena itu sudah saatnya bagi rakyat yang mempunyai hak pilih untuk menggunakan hak coblosnya supaya memilih calon legislator maupun Presiden RI dengan tepat, yang sesuai dengan hati nuraninya. Dan jangan asal memilih pemimpin karena diimingi agar dapat imbalan tertentu. Pasalnya jika kita telah melakukan kesalahan dalam memilih calon dalam TPS, hal itu berpengaruh dalam pemungutan suara. Apabila kondisi itu dilakukan banyak pemilih tentu kondisinya bisa runyam sebab mempengaruhi perolehan suara dalam skala nasional.

Untuk itu rakyat harus memanfaatkan dengan betul hak suaranya dan jangan mau mencoblos calon tertentu karena mendapatkan imbalan dari tim sukses. Dan yang terpenting rakyat jangan mudah tergiur dengan janji manis yang belum tentu ditepati. Sehingga masyarakat harus kritis dalam menentukan pilihannya.

Oleh sebab itu, semoga masyarakat yang mempunyai hak pilih nanti tidak salah mencoblos dan memilih calon. Pilihlah calon yang sesuai dengan hati nurani dan visi misinya membuat Anda menjadi kagum kepadanya. Bukannya memberikan pilihan hak suara dengan mempertimbangkan karena mendapatkan duit dari tim pemenang calon yang bersangkutan. Kita harapkan pemilihan umum (pemilu) 2009 bisa bisa berjalan lancar, tenang dan damai, serta tidak ada kecurangan.

Rakyat harus membuktikan bahwa sekarang waktunya untuk show of force dan menunjukkan eksistensinya bahwa pemimpin ditentukan rakyat, yang membuat pihak yang berkepentingan di pemilu harus menggandeng rakyat dengan segenap tenaga untuk mendapatkan suara rakyat. Karena itu, hasutan dan rayuan dengan imbalan uang bisa diminimalisir dan bahkan tak mempan lagi digunakan sebagai power untuk mempengaruhi masyarakat dalam memberikan hak coblosnya. Sebaliknya, rakyat lah yang sekarang menentukan orang yang layak menjadi pemimpin negeri ini.

Erik Purnama Putra

Mahasiswa Psikologi UMM

erikeyikumm@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: