Posisi RI Semakin Diperhitungkan

Rabu, 18 Maret 2009 (Jurnal Nasional)

Minggu kemarin Negara Indonesia kedatangan tamu istimewa, yaitu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS), Hillary Clinton. Disebut spesial karena baru kali ini Indonesia termasuk Jepang, Korea Selatan dan China, menjadi tujuan utama kunjungan Menlu AS setelah beru dilantik.

Lawatan itu terasa membanggakan karena sudah beberapa periode Presiden Paman Sam, negara Asia tidak pernah menjadi prioritas yang harus didahulukan untuk dikunjungi. Sehingga dapat dikatakan bahwa di bawah kepemimpinan Barrack Obama, pemerintahan AS ingin menjadikan wilayah Asia sebagai partner penting dalam mendorong terciptanya stabilitas global.

Indonesia yang termasuk dalam negara pertama yang dikunjungi Hillary menunjukkan bahwa saat ini negara kita termasuk dalam prioritas yang harus digandeng dalam membentuk kerjasama global. Karena itu dapat disimpulkan jika Indonesia dipandang sebagai salah satu mitra penting Negara Paman Sam yang harus digandeng dalam kerjasama global, terutama dalam bidang kerjasama politik luar negeri.

Belajar dari kunjungan Hillary Clinton ke Indonesia, kita dapat fakta menarik, yaitu Republik Indonesia (RI) sekarang posisinya sudah tidak dipandang remeh oleh AS. Dan yang terpenting dan harus dijadikan pelajaran pemerintah Indonesia ke depan dalam mengarungi kompetisi percaturan internasional adalah bagaimana mengupayakan agar RI bisa semakin dikenal dan diperhitungkan perannya dalam kehidupan global. Karena sudah tak dapat dinafikan lagi bahwa posisi Indonesia sudah masuk dalam daftar negara yang disegani dan berpengaruh dunia.

Untuk itu Indonesia yang menjadi negara terbesar ketiga penganut sistem demokrasi dan negara muslim terbesar di dunia wajib terus berupaya menjaga nama baik dan meningkatkan peran sertanya dalam menanggapi isu dan peristiwa internasional. Hal itu penting mengingat apabila RI bisa semakin berperan dan berbuat banyak dalam menanggapi kejadian internasional melalui upaya diplomasi, maka nama Indonesia bisa semakin harum dan dikenal luas, serta diperhitungkan posisinya. Sehingga akan banyak negara di dunia yang harus menggandeng Indonesia dalam mengarungi kehidupan dunia.

Sekarang memang Indonesia masih perlu menata diri supaya bisa lebih berkembang dan disegani dunia internasional. Untuk itu masalah internal bangsa harus dibenahi terlebih dulu supaya lekas selesai. Dan jika problem bangsa sudah beres, saya yakin Indonesia bisa lebih berkembang dan berperan dalam setiap peristiwa internasional.

Apalagi Indonesia memiliki beberapa faktor yang membuat keberadaan RI diperhitungkan dalam percaturan global, seperti kekayaan SDA, demokrasi dan umat muslim yang toleran dan terbesar di dunia. Sehingga sudah pasti Indonesia akan banyak digandeng negara lain ke depannya dalam mengarungi kompetisi global. Logikanya jika negara Paman Sam saja memandang Indonesia sebagai negara strategis yang harus dirangkul, maka tidak ada alasan lain bagi negara lainnya untuk tidak menggandeng Indonesia dalam percaturan internasional.

OLEH: Erik Purnama Putra

Mahasiswa UMM

erikeyikumm@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: