Selesaikan DPT Pilpres

Senin, 27 April 2009 (Jurnal Nasional)

TUGAS berat menanti KPU. Selain menyelesaikan penghitungan manual suara pileg yang hingga sekarang belum tuntas. KPU juga dihadapkan pada persoalan daftar pemilih tetap (DPT) yang masih perlu banyak koreksi supaya masyarakat yang ketika pileg namanya tak tercantum dalam pilpres nanti bisa terdaftar sehingga mereka memiliki hak untuk menyalurkan suaranya.

Sekarang saja KPU semakin tersudut sebab banyak sekali indikator kinerjanya yang tak sesuai harapan dan mendapat rapor merah dari banyak elemen masyarakat. Masalah tabulasi penghitungan tingkat suara nasional saja hingga kini belum terselesaikan karena macetnya program IT yang digunakan.

Ditambah tuntutan beberapa parpol dan kelompok yang menginginkan semua anggota KPU dipecat mengingat amburadulnya pelaksanaan pesta demokrasi Tanah Air, membuat KPU berada dalam posisi gawat jika tak segera membenahi pekerjaan rumahnya. Karena sudah banyak masyarakat yang kecewa terhadap KPU, ditambah sebelumnya banyak yang tak bisa berpartisipasi dalam pileg, membuat KPU berada di ujung tanduk.

Padahal KPU diberi wewenang pemerintah menyelenggarakan pemilu dengan biaya luar biasa besarnya, namun tak becus menggunakan anggarannya serta kinerjanya jauh dari standart. Karena itu, saatnya bagi KPU untuk menunjukkan itikad baik agar permasalahan DPT tak sampai membuat dunia perpolitikan Indonesia memanas.

Belajar dari pileg, KPU harus lebih bekerja keras untuk menyelesaikan keruwetan DPT agar tidak semakin banyak warga yang tak bisa menyontreng. Jangan sampai masalah DPT yang sangat pelik dianggap remeh. Apalagi hari pelaksanaan pilpres semakin dekat dan tanda-tanda DPS belum beres. Kasus nama ganda dan terdaftarnya anak di bawah umur, serta anggota TNI-Polri yang tercantum tak boleh terulang lagi di pilpres.

Untuk itu, patut dicungi jempol jika saat ini KPU sudah menggandeng pihak kelurahan hingga tingkat RT/RW untuk mendata penduduk yang memiliki hak suara. Karena hal itu bisa lebih efektif untuk mendata penduduk yang sebelumnya tak tercantum dalam DPT ketika pileg berlangsung.

Namun kita tunggu saja sampai sejauh mana keefektivitasan kinerja KPU mendata pemilik hak suara supaya bisa dimasukkan dalam daftar pemilih sementara (DPS) pilpres yang akan ditetapkan pada 10 Mei. Masyarakat tentu mengharapkan KPU memberikan kabar bagus bagi masyarakat ketika deadline tiba. Itu supaya tak terjadi kekisruhan yang sempat mewarnai pileg hingga membuat beberapa pihak sampai menyatakan bahwa KPU gagal menyelenggarakan pemilu karena kinerjanya sangat buruk dibanding sepanjang penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

Di sisa waktu yang semakin mepet semoga dengan menggandeng hingga tingkat bawah membuat semakin sedikit warga yang tak terdaftar. Warga yang ketika pileg tak tercantum dalam DPT juga diharapkan proaktif untuk melaporkan dirinya ke pihak RT/RW agar nantinya masuk daftar DPS yang digunakan pegangan KPU sebagai bahan memasukkan pemilih dalam DPT, yang nantinya masyarakat bisa menyalurkan hak suaranya di TPS.

Di samping itu, KPU wajib mendengar aspirasi yang disampaikan rakyat Indonesia. Jangan sampai persoalan yang timbul di pileg terjadi lagi di pilpres. Semoga saja KPU bisa menyelesaikan masalah yang menjadi pekerjaan utamanya. Jika kasus DPT kembali terjadi dalam pilpres 8 Juli nanti, maka suara tidak puas terhadap KPU akan semakin besar.

Erik Purnama Putra

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Satu Tanggapan to “Selesaikan DPT Pilpres”

  1. dir88gun2 Says:

    assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Gak Jelas?😐

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: