Artis Penghuni Senayan

Forum Pembaca, Edisi No. 07, 07 Juni 2009 (Majalah Forum Keadilan)

Penghitungan manual KPU memang masih terus berjalan dan entah kapan selesainya. Meskipun begitu setiap partai politik (parpol) juga melakukan penghitungan manual sendiri untuk mengetahui jumlah perolehan suaranya dan siapa saja calon legislator (caleg) yang berhasil melenggangg ke Senayan. Memang metode dan validasi penghitungan setiap parpol tak diketahui sembarangan pihak. Namun dari berbagai kabar yang dirilis media massa disebutkan banyak caleg dari kalangan artis yang berhasil meraih kursi di Gedung Senayan, tempat berkantornya anggota DPR-RI.

Meskipun penghitungan parpol belum bisa dijadikan jaminan seratus persen, tetapi dapat dihitung secara matematis ada banyak artis yang berhasil menjadi anggota legislator mewakili parpol masing-masing. Jika pun setiap caleg harus menunggu penghitungan resmi KPU, namun tak mungkin bocoran data yang dilakukan petinggi partai bisa salah dalam menjabarkan siapa saja yang lolos sebagai wakil rakyat, tak terkecuali dari kelompok selebriti yang selama ini diidentikkan sebagai vote getter oleh parpol.

Namun, berbekal popularitas dan modal yang cukup berlimpah membuat pesona selebriti di dunia politik mampu menghipnotis masyarakat untuk memilihnya. Hebatnya lagi, di antara selebritis tersebut sanggup mengungguli politikus kawakan sebab diuntungkan sitem peraih suara terbanyak bukan nomor urut seperti penyelenggaraan pemilu sebelumnya.

Terbukti beberapa nama yang dirilis setiap partai yang melakukan hitungan manual sendiri maupun dari tim sukses caleg artis masing-masing didapat nama baru yang berpeluang menjadi anggota dewan periode 2009-2014, misal Rachel Maryam dari Partai Gerindra, Nurul Arifin dari Partai Golkar, Vena Melinda dari Partai Demokrat, Eko Patrio dari Partai Amanat Nasional (PAN), dan Rieke Dyah Pitaloka dari PDI Perjuangan (PDIP). Itu baru hitungan awal, sehingga dimungkinkan jumlah artis yang lolos ke Senayan dipastikan lebih banyak.
Belum lagi jika berbicara artis yang periode sebelumnya berhasil menjadi anggota DPR-RI yang berpeluang terpilih lagi, seperti Adjie Massaid dan Angelina Sondakh. Karena itu, salah besar jika keberadaan artis dipandang sebelah mata sebab terbukti mampu mengalahkan elite politikus parpol.

Walaupun berhasil meraih suara terbanyak, bukan berarti tak ada catatan bagi kalangan selebritis yang berpeluang duduk sebagai wakil rakyat di Senayan. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang apatis terhadap kemampuan yang dimiliki sebagai bekal mengarungi dunia politik yang penuh intrik dan serba rumit.

Apalagi anggota dewan dari artis periode 2004-2009, belum bisa berbuat banyak dan tenggelam dalam hegemoni politikus. Sehingga perlu dinantikan kinerja caleg artis yang bakal meraih kursi sebagai anggota DPR-RI, apakah hanya sebagai pemanis belaka atau malah menggebrak dunia politik dengan melakukan terobosan baru dalam kinerjanya. Itu penting agar masyarakat bisa menilai keberadaan mereka tak cuma dijadikan bahan olokan dan tertawaan di masyarakat. Sehingga tak bisa tidak dilakukan kalangan artis yang meraih kursi DPR-RI adalah bekerja keras dan membuktikan dirinya bisa lebih baik dari politikus supaya konstituen yang memilihnya dapat bernafas lega.

Namun ada juga catatan manis yang ditorehkan anggota dewan dari artis periode sebelumnya, yakni mereka bersih dari berita miring dan tak terlibat praktik korupsi. Berangkat dari kondisi itu kita harapkan selebritis yang berhasil menjadi anggota legislator baru bisa menularkan virus bersih dan anti terhadap segala bentuk perbuatan korupsi yang banyak meracuni pikiran para wakil rakyat. Hal itu mutlak guna membentuk citra positif di mata rakyat Indonesia yang sudah terlanjur tak respek dengan penghuni Senayan.

Untuk itu, kita tunggu saja langkah kaum selebritis yang berhasil menjadi anggota legislator. Apakah akan mampu mengembalikan image DPR yang buruk atau malah ikut terbawa arus utama politikus yang gemar berebut kekuasaan dan materi? Waktu yang akan menjawabnya. Sebelumnya, apapun yang berkembang di benak pikiran masyarakat, saya harus jujur untuk mengucapkan selamat kepada artis yang berhasil menyabet kursi Senayan. Semoga kinerjanya selama lima tahun ke depan mampu menggebrak dan membalik ramalan berbagai pihak yang selama ini apatis terhadap mereka.

Erik Purnama Putra
Mahasiswa Psikologi UMM
Gedung Student Center Lantai 1 Koran Kampus Bestari Kampus III Unmuh Malang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: