Memerangi Aksi Terorisme

Rabu, 12 Agustus 2009 (Surabaya Pagi)

PELEDAKAN hotel JW Marriott dan Ritz Carlton yang dilakukan gembong teroris beberapa waktu lalu menyisakan kisah pilu bagi perjalanan sejarah bangsa ini. Pasalnya, di saat Indonesia sudah mulai dikenal sebagai negara damai dan aman, ternyata teroris melakukan aksi brutal untuk menunjukkan kepada dunia luar bahwa Indonesia ternyata jauh dari kata aman.

Kondisi itu bisa dilihat dari momen peledakan bom yang dilakukan sehari sebelum kedatangan tur klub sepakbola terkenal dari Inggris, Manchester United (MU) yang bakal menjalani pertandingan persahabatan di Gelora Bung Karno melawan Timnas Sepakbola Indonesia. Dengan meledakkan bom di tempat tim MU bakal menginap maka aksi teroris itu mendapatkan sorotan dunia internasional sebab pada saat bersamaan juga datang banyak jurnalis luar negeri yang bakal meliput event pertandingan persahabatan tersebut. Dan betul, setelah Tragedi Mega Kuningan tersebut, peristiwa pengeboman langsung mendapat sorotan dunia internasional. Efeknya, keamanan Indonesia langsung dinilai tidak bagus oleh masyarakat internasional.

Apapun motivasi para teroris, tindakan melakukan kekacauan dengan meledakkan bom di keramaian merupakan tindakan keji dan patut dikutuk. Apalagi dengan dalih menggunakan tameng agama atas nama jihad yang sangat keliru penafsirannya membuat perlu dilakukan sebuah gerakan membasmi terorisme dari bumi Indonesia supaya bentuk kejahatan paling nista tersebut tak terulang kembali di masa yang akan datang.

Untuk saat ini kita perlu mendukung setiap langkah yang diambil Polri dengan melakukan pengejaran teroris beserta pelacakan anggota organisasi yang digawangi Nordin M. Toop. Hal itu supaya kegiatan terorisme dapat dihentikan dan tak lagi menghantui kehidupan masyarakat Indonesia. Mengingat jika terorisme masih berkembang maka keamanan negeri ini tetap dalam bahaya. Dan tidak enaknya negara lain akan menilai Tanah Air sebagai negara hitam tempat berkembangnya kegiatan terorisme.

Jika tidak ingin keadaan itu terjadi maka masyarakat dapat proaktif membantu pihak berwajib dengan melaporkan siapapun orang yang mencurigakan atau ada kegiatan yang di luar kewajaran yang berpotensi menimbulkan gangguan sebab dari situlah organisasi teroris berkembang dan melakukan gerakan. Pasalnya jika masyarakat juga mengawasi keamanan lingkungan sekitar maka gerak dan tumbuhnya organisasi terorisme dapat dicegah dan didetiksi sedini mungkin.

Cara itu sangat efektif dan merupakan salah satu yang bisa dilakukan. Tindakan mencegah lebih baik daripada memburu dan menangkapi anggota jaringan teroris. Menjadikan terorisme musuh bersama juga akan menciptakan lingkungan kondusif dan masyarakat bisa waspada dengan segala kegiatan yang tak lazim dengan langsung melaporkannya kepada Polri.

Untuk itu, masyarakat wajib bahu-membahu memberikan dukungan maksimal kepada aparat yang terus berupaya membongkar jaringan terorisme yang sudah berkembang di Indonesia. Jaringan Islamiyah harus dilenyapkan agar keamanan negeri ini bisa dipulihkan dan kepercayaan dunia internasional dapat tumbuh kembali.

Erik Purnama Putra
Pegiat Pers Kampus Bestari UMM
Gedung Student Center Lt.1 Bestari Kampus III UMM

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: